Cara Menentukan Harga Jual Produk

Cara Menentukan Harga Jual Produk

Dalam menentukan harga jual sebuah produk, tentunya ada berbagai macam pertimbangan. Karena Harga Produk nantinya akan menentukan bagaimaca cara kita menjualnya dan laku tidaknya produk kita. Di kesempatan kali ini kita akan coba membahas mengenai Cara Menentukan Harga Jual Produk.

Harga adalah salah satu hal yang mempengaruhi seorang calon pembeli untuk membeli produk kita atau tidak. Apalagi jika kita menyasar segmen tertentu, harga akan menjadi sesuatu yang sangat penting karena pengaruhnya untuk penjualan akan sangat besar.

Dalam menentukan harga jual suatu produk, kita harus menentukan nilai jual yang tepat karena harga ini akan mempengaruhi berkelanjutan usaha yang akan kita jalankan. Jika kita salah menentukan harga jual, maka kita akan mengalami beberapa kemungkinan sebagai berikut :

Produk tidak laku karena kita menjualnya terlalu mahal, atau jika kita mengambil harga yang murah maka kita akan mengalami kerugian karena biaya produksi tidak sebanding dengan harga jual kita.

Tentu kita sebagai seorang pengusaha tidak ingin hal tersebut terjadi. Jadi tugas kita adalah harus jeli untuk menentukan harga yang tepat dengan mempelajari Cara Menentukan Harga Jual Produk Usaha ini.

Oleh Sebab itu ada berbagai macam faktor yang perlu kita perhatikan agar setiap harga yang kita tawarkan bisa laris manis. Berikut ini kami sajikan beberapa faktor yang perlu sahabat ketahui untuk menentukan harga jual sebuah produk.

1. Markup Pricing

Metode pertama yang bisa sahabat gunakan untuk menentukan harga jual sebuah produk adalah Markup Pricing. Ini merupakan sebuah metode yang digunakan untuk menentukan harga jual produk dengan menambahkan berapa persen harga dari pembelian baku.

Dengan kata lain, kita perlu menjumlahkan total biaya produksi sebelum menentukan harga yang sesuai. Kita bisa mengkalkulasi terlebih dahulu berapa jumlah modal yang kita keluarkan, setelahnya kita selanjutnya bisa menentukan keuntungan yang kita bisa dapatkan dari produk yang kita produksi.

Rumusnya adalah Harga Jual = Bahan Baku Modal + (Bahan Baku Modal x Markup)

Sebagai contoh adalah misal sahabat ingin memulai sebuah usaha catering/makanan dengan bahan baku modal setiap porsi misalnya Rp 15.000,-. Sedangkan sahabat ingin menambahkan Markup sebesar 10 %, maka harga jualnya makanan tersebut adalah Rp. 16.500,-.

Dalam kasus ini maka dalam setiap makanan yang sahabat jual akan mendapatkan untung sebesar Rp 1.500,-.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.