Halo dulur-dulur semua! Apakah kamu pecinta sayur-mayur? Pernahkah terpikir untuk menanamnya sendiri di rumah? Ternyata kita bisa membudidayakannya loh. Tentu saja sayuran hasil panennya juga akan lebih sehat. Selain itu, kita juga dapat terlibat langsung dalam proses mengembangkan kebun sayurnya.

Namun, tidak sedikit yang mengeluh karena lahan sempit dan biaya pembelian media tanam yang mahal, dan itu menjadi kendala untuk menanam. Sebetulnya berkebun sayur di rumah tidak sepenuhnya rumit dan juga tidak membutuhkan biaya banyak. Kreativitas adalah kunci utama dalam berkebun sayur-mayur. Oleh karena itu, dulur-dulur dapat menekan biaya serendah-rendahnya. Di sisi lain, kreativitas juga dapat mempercantik tatanan kebun.

Berikut ini cara berkebun sayur di rumah yang sederhana dengan biaya murah :

1. Berkebun Hidroponik

https://www.pexels.com/id-id/foto/banyak-budaya-herba-hijau-348689/
Sumber Gambar : https://www.pexels.com/id-id/foto/banyak-budaya-herba-hijau-348689/

Hidroponik merupakan budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dan menekankan kebutuhan nutrisi pada tanaman. Sebagian masyarakat mengira berkebun hidroponik terlihat rumit dan mahal. Memang, hal itu disebabkan dari banyaknya biaya pembuatan instalasinya. Namun, kali ini masmoe akan memberikan tips berkebun hidroponik yang mudah dan murah dengan sistem hidroponik floating raft (rakit apung).

Bahan yang digunakan untuk merakitnya berasal dari barang-barang bekas yang mudah didapat di sekitar rumah. Cara ini akan mempermudah dulur-dulur untuk berkebun sayur di rumah. Barang-barang yang perlu dipersiapkan antara lain: styrofoam buah, pelubang styrofoam, gelas air mineral, rockwool, nutrisi tanaman, benih, dan alat ukur-mengukur larutan hidroponik  (TDS meter dan PH meter).

2. Berkebun Vertikultur

https://www.pexels.com/id-id/foto/agrikultura-alami-berkebun-botol-2505705/
Sumber Gambar : https://www.pexels.com/id-id/foto/agrikultura-alami-berkebun-botol-2505705/

Kebun vertikal atau vertical garden adalah sebuah konsep berkebun pada lahan sempit atau terbatas. Konsep ini diciptakan untuk mengoptimalkan lahan sempit di mana tidak dimungkinkan untuk dibangun sebuah kebun secara horizontal. Kebun vertikal dirancang dengan mengatur tanaman pada media tegak (vertikal) dengan sedemikian rupa.

Berkebun secara vertikal (vertikultur) saat ini semakin digandrungi oleh para pecinta tanaman, terutama pada masyarakat perkotaan. Hal ini sejalan dengan konsep “urban farming” atau konsep pertanian perkotaan yang bertujuan untuk swasembada pangan, minimal untuk konsumsi sendiri. Membuat kebun vertikal ini bisa dilakukan dengan cara yang sangat sederhana dan biaya yang murah. Kuncinya adalah kreativitas dalam penerapan kebun vertikal yakni dengan memanfaatkan ruang kosong secara efektif, kreatif dalam mendesain kebun dan memanfaatkan barang bekas.

3. Membuat Polybag Sendiri

https://www.pexels.com/id-id/foto/tangan-air-cairan-gelap-3683218/
Sumber Gambar : https://www.pexels.com/id-id/foto/tangan-air-cairan-gelap-3683218/ 

Opini yang berkembang di masyarakat, jika ingin berkebun sayur di rumah, maka harus membeli media tanam terlebih dahulu di penjual tanaman. Media tanam yang sering dipakai untuk berkebun sayur yakni berupa pot dan polybag. Pernahkah terpikir untuk membuat polybag sendiri? Dengan membuat polybag sendiri tentu dulur-dulur akan menghemat biaya serta dapat mengurangi sampah plastik.

Untuk membuat polybag, dulur-dulur bisa memanfaatkan kantong plastik bekas yang ada di rumah. Kantong-kantong plastik tersebut ditata minimal dua lembar untuk disetrika. Sebelum proses setrika, kantong plastik harus dilapisi kertas pilus. Tujuannya adalah agar plastik tidak menempel pada setrika. Setelah disetrika, plastik yang sudah menjadi lembaran tinggal dibentuk dengan kaleng biskut agar menyerupai polybag. Bagian bawah plastik yang belum tertutup bisa ditempel dengan cara disetrika kembali. Selanjutnya, polybag handmade siap dipakai untuk menanam sayur. Cara berkebun sayur di rumah yang hemat dan kreatif bukan?

4. Manfaatkan Barang Bekas

https://www.pexels.com/id-id/foto/kaca-kelopak-dedaunan-daun-daun-3823839/
Sumber Gambar : https://www.pexels.com/id-id/foto/kaca-kelopak-dedaunan-daun-daun-3823839/

Barang-barang bekas yang tidak terpakai di rumah sering kali diabaikan, bahkan dibuang karena memenuhi isi rumah. Stop! Jangan buang barang-barang bekas ke tempat sampah dulu. Dulur-dulur dapat merubah barang-barang bekas tersebut menjadi barang yang berguna, salah satunya menjadi media tanam untuk kebun sayur. Dulur-dulur bisa menggunakan berbagai kreativitas untuk mendesain barang-barang bekas tersebut agar tampilannya semakin cantik. Alhasil, dulur-dulur akan lebih bersemangat untuk berkebun sayur di rumah.

Adapun barang-barang bekas yang dapat dijadikan media tanam antara lain: plastik bekas minyak, kaleng biskuit, kaleng cat, botol air mineral, dan lain-lain.

Itulah cara berkebun sayur di rumah ala Masmoe. Selamat mencoba di rumah, dulur-dulur. Ayo tetap produktif meskipun di rumah aja, dengan berkebun sayur di rumah. (Nasrudin Muzakki)


administrator

I like traveling and writing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.